M RISYAL HIDAYAT/ANTARAFOTO
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) membalas hormat Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal Tentara Nasional Indonesia Hadi Tjahjanto (kiri) usai program serah terima jabatan di gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, Prabowo Subianto sudah tidak tidak boleh masuk ke Amerika Serikat.
Dasco mengatakan, semenjak menjadi Menteri Pertahanan RI, Prabowo diundang pihak Amerika Serikat berkunjung ke negara mereka.
“Sejak jadi Menhan ada beberapa dari negara yang lalu bersilahturahim kepada Pak Prabowo, termasuk dari tim Amerika Serikat. Kemudian dalam silaturahmi itu juga memberikan permintaan berkunjung,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (29/10/2019).
Meski demikian, Dasco mengatakan, Prabowo belum dapat memenuhi permintaan tersebut alasannya yaitu masih menata tugas-tugas di Kementerian Pertahanan.
Sebuah laporan harian New York Times mengatakan, tahun 2000, Departemen Luar Negeri AS menolak visa Prabowo Subianto yang pangkat terakhirnya di militer yaitu letnan jenderal, untuk menghadiri wisuda anaknya di Boston.
Namun, pihak AS tidak pernah menjelaskan mengapa permohonan visa Prabowo ditolak.
Prabowo menyampaikan kepada Reuters pada 2012 bahwa ia masih ditolak untuk mendapat visa AS alasannya yaitu tuduhan bahwa dirinya menghasut kerusuhan yang menewaskan ratusan orang sehabis penggulingan Soeharto. Dia membantah telah melaksanakan kesalahan. [ kompas.com ]